Iblis
Mula-mula iblis
adalah seorang pembesar dari golongan
malaikat yang sangat taat kepada Allah,
namanya Azazil ([20]). Setiap kali ia singgah di suatu tempat, baik
di bumi ataupun langit, tak pernah ia tinggalkan shalat dua rakaat sebagai
bentuk rasa syukurnya kepada Allah.
Tetapi karena kesombongannya Allah menghukumnya menjadi iblis, artinya
seorang yang terputus dari rahmat Allah / tidak memiliki kebaikan sama sekali.
Allah berfirman kepada iblis:
Allah
berfirman: "Hai iblis, Apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang
telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu
(merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?".
Iblis
berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api,
sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah". QS. Shad: 75-76.
Iblis juga berkata
kepada Allah: “Aku lebih mulia dari Adam, sudah lama aku menyembah-Mu sebelum
Engkau ciptakan Adam”.
Jawab Allah: “Sesungguhnya kamu telah terlanjur durhaka
kepada-Ku. Ibadahmu tidak akan bermanfaat bagimu. Keluarlah kamu dan
pengikut-pengikutmu dari rahmat-Ku dengan tercela dan terusir”. Lantas pada saat itu pula Azazil berubah
menjadi setan yang terkutuk.
Setelah di vonis sebagai makhluk terkutuk, iblis mengajukan
permintaan kepada Allah, antara lain:
1.
Supaya umurnya dan anak cucunya di perpanjang sampai hari kiamat
dan permintaannya di kabulkan oleh Allah.
“Iiblis
berkata: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah
berfirman: "Sesungguhnya kamu Termasuk mereka yang diberi tangguh.".
QS. Al-A’raf: 14-15.
2.
Supaya di beri kesempatan untuk menyesatkan manusia dan di kabulkan
pula oleh Allah.
“Iblis berkata:
"Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan
(menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari
muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau
tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). QS. Al-A’raf:16-17.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar